Pulau Sempu, Cagar Alam Mempesona Yang Patut Kita Jaga !

Pulau Sempu – Terbaru dari Pulau Sempu yang berada di kabupaten Malang. Sempat hits sebagai tujuan tempat wisata yang popular dikalangan pecinta alam dan traveler sebelum larangan aktivitas wisata ke Cagar Alam Pulau Sempu pada tahun 2017.

Keindahan pulau Sempu ini memang memancing para wisatawan untuk datang dan menikmatinya. Untuk kalian yang masih belum tahu banyak tentang pulau Sempu, berikut review dari kami mengenai Cagar Alam Pulau Sempu.

1. Lokasi Pulau Sempu

Lokasi Pulau Sempu
Lokasi Pulau Sempu

Pulau Sempu adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa, secara administratif berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pulau yang ditumbuhi pepohonan tropis ini adalah cagar alam yang dikelola oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur di bawah KLHK RI.

Secara geografis, Pulau Sempu terletak di antara 112°40′45″ – 112°42′45″ Bujur Timur dan 8°27′24″ – 8°24′54″ Lintang Selatan. Pulau itu berbatasan dengan Selat Sempu (Sendang Biru) di sisi utara dan dikepung Samudera Indonesia di sisi selatan, timur dan barat.

Untuk menuju sutau tempat atau sedang bepergian pada era ini sebenarnya cukup mudah. Pengunjung cukup mengikuti petunjuk arah di Google Maps atau aplikasi lain menuju Pantai Sendang Biru atau menanyakan ke orang sekitar yang rata-rata sudah tau arah jalan menuju pantai tersebut.

Untuk sampai ke pulau ini pengunjung harus tiba terlebih dahulu di Pantai Sendang Biru yang berhadapan langsung dengan Pulau Sempu.

Jika berkendara dari Kota Malang menuju Pantai Sendang Biru maka waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tempat ini sekitar 2 jam dengan jarak tempuh sekitar 72 km. Dari pantai inilah perjalanan dilanjutkan dengan menaiki perahu menuju ke Pulau Sempu sekitar 25 menit.

Namun sebelum memasuki Pulau Sempu, pengunjung wajib memiliki izin masuk khusus karena sebenarnya Pulau Sempu bukan merupakan kawasan wisata alam akan tetapi merupakan wilayah konservasi cagar alam yang dilindungi pemerintah melalui ketentuan hukum.

2. Pesona Pulau Sempu

Pesona Pulau Sempu
Pesona Pulau Sempu

Sebenarnya jika di jadikan tujuan wisata pulau Sempu ini memiliki potensi keindahan dan keanekaragaman flora yang sangat besar. Pulau Sempu memiliki berbagai jenis ekosistem mulai dari hutan pantai, hutan bakau, dan hutan tropis dataran rendah yang mendominasi seluruh pulau.

Flora unik yang ditemukan di Pulau Sempu di antaranya adalah bendo (Artocarpus elasticus), triwulan (Terminalia sp), wadang (Pterocarpus javanicus), ketapang (Terminalia catappa), waru laut (Hibiscus tiliaceus), pandan (Pandanus tectorius), bakau (Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata), dan banyak lagi.

Menariknya, nama Sempu dikatakan diambil dari nama salah satu jenis pohon (pohon sempu) yang ditemukan di pulau itu, namun pohon tersebut telah sulit ditemukan saat ini.

Di tengah pulau ini terdapat semacam laguna atau danau berair asin yang bernama Segara Anakan, yang terhubung dengan laut melalui suatu celah karang.

Air Super Jernih Pulau Sempu
Air Super Jernih Pulau Sempu

Selama perjalanan menyusuri hutan di Pulau Sempu ini rasa penat dan lelah akan hilang seketika terbawa angin dan melihat indahnya hamparan pasir putih dengan air nya berwarna biru nan jernih juga dikelilingi oleh tebing-tebing sebagai benteng dari terjangan ombak besar yang berasal dari Samudera Hindia.

Danau atau Segara Anakan yang berada di tengah-tengah Pulau Sempu ini terbentuk dari terjangan ombak dari arah selatan yang masuk melalui celah tebing pembatas pulau yang berlubang di salah satu sisi pulau. Tebing inilah yang menjadikan Segara Anakan sebagai danau dengan pasirnya yang putih dan airnya yang tenang.

Sebelum ditutup di area segara anakan ini biasanya di jadikan tempat camping para pengunjung. Namun, karena banyaknya pengunjung banyak juga ditemukan sampah bekas makanan ringan di sekitar pantai segara anakan.

3. Larangan Wisata di Pulau Sempu

Larangan Wisata di Pulau Sempu
Larangan Wisata di Pulau Sempu

Traveling di alam bebas memang lagi di gandrungi oleh banyak anak muda di Indonesia. Namun, antusias yang besar itu berbanding terbalik dengan kesadaran untuk menjaga kelestarian alamnya itu sendiri.

Ambil contoh aja di Pulau Sempu. Sejatinya pulau Sempu ini adalah termasuk dalam kawasan Cagar Alam yang harusnya steril dari kegiatan komersial atau wisata.

Cagar alam Sendiri menurut Wikipedia Indonesia adalah “suatu kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami. Sebagai bagian dari kawasan konservasi (Kawasan Suaka Alam), maka kegiatan wisata atau kegiatan lain yang bersifat komersial, tidak boleh dilakukan di dalam area cagar alam. Untuk memasuki cagar alam diperlukan SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi)”.

Jadi jelas dong guys , secara hokum kalian gak boleh masuk seenaknya ke kawasan pulau Sempu ini.

Mendirikan tenda sembarangan
Mendirikan tenda sembarangan

Sebab Pulau Sempu patut dilindungi oleh karena ekosistemnya yang khas dan masih alami. Keindahan alamnya yang memikat, pada beberapa tahun belakangan telah mendorong beberapa pihak untuk mempromosikan Pulau Sempu sebagai lokasi tujuan wisata.

Bahkan di internet pun bertebaran iklan-iklan yang menawarkan paket-paket kunjungan wisata ke pulau ini. Ini adalah sesuatu pemikiran yang salah dan menyesatkan, karena sebagai cagar alam, Pulau Sempu terlarang dikunjungi untuk tujuan wisata semata.

Penetapannya sebagai cagar alam, menjadikan sumberdaya di Pulau Sempu hanya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan dan peningkatan kesadartahuan masyarakat, penyerapan atau penyimpanan karbon, serta pemanfaatan sumber plasma nutfah untuk kepentingan budidaya.

Ironisnya, banyak orang melabeli pulau Sempu sebagai surge dunia yang harus di kunjungi para wisatawan. Bahkan banyak blog dan web yang memposting foto-foto keren dari segara Anakan untuk menggoda para pecinta jalan-jalan.

Nah lebih anehnya lagi nih, situs resmi pariwisata Indonesia yang dikelola oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencantumkan Pulau Sempu sebagai salah satu destinasi wisata di Jawa Timur.

Sampah Para pengunjung
Sampah Para pengunjung

Memang sih, di sana tertera kamu harus memiliki Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) untuk bisa ke sana.

Tapi, tetap saja nggak etis ya gan (menurut pendapat ane sih). Sebelumnya, situs resmi BBKSDA Jatim bahkan mencantumkan potensi wisata yang dipunyai Pulau Sempu. Untung saja saat ini isinya sudah direvisi dan poin potensi wisata tersebut telah dihapus.

Sekarang sih sudah ada petugas BKSDA Resort Konservasi Pulau Sempu telah siap sedia di Pantai Sendang Biru, tempat penyeberangan menuju Pulau Sempu. Wisatawan tidak perlu lagi mengurus SIMAKSI ke BBKSDA jawa timur.

Kalian tinggal daftar dan bayar biaya administrasi trus berangkat deh… pertanyaannya, legalkah ijin yang di keluarkan petugas di pantai Sendang Biru ini..?

Mengacu kepada Peraturan Dirjen PHKA No. SK. 192/IV-Set/Ho/2006. Menyeberang ke Pulau Sempu hanya boleh jika memiliki SIMAKSI yang diterbitkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (Sekditjen PHKA), atau oleh Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam setempat.

Terlepas dari pro-kontra boleh atau tidaknya Pulau Sempu dimanfaatkan sebagai tempat wisata, yang menjadi problem utama sebenarnya bukanlah hal itu. Namun lebih pada kesadaran dan kurang pedulinya wisatawan menjaga kebersihan Pulau Sempu sehingga bisa berdampak pada ekosistem di Pulau Sempu ini.

Itulah review kami tentang Cagar Alam Pulau Sempu, semoga ulasan kami ini bisa bermanfaat dan berguna untuk kalian semua.

Thanks…..

Leave a Comment

WhatsApp chat Chat